Market Review Perancis & Jerman Coba Yakinkan Euro

10 Januari 2012
Ringkasan
•    Perancis & Jerman coba yakinkan euro.
•    Keputusan Hildebrand kejutkan swissie.
•    Ekspektasi kebijakan RBA bebani aussie.
•    Merkel, Sarkozy desak solusi cepat untuk Yunani.

Disadur dari edukasi dan riset PT.MIFX

Perancis & Jerman Coba Yakinkan Euro

Euro mampu beranjak menjauh dari posisi terendah 16-bulan terhadap Dollar AS pada hari Senin setelah pemimpin dari Jerman dan Perancis mengatakan jika perjanjian baru untuk negara-negara yang menggunakan mata uang bersama Euro mungkin dapat ditandatangani sebulan lebih awal. Sejumlah analis melihat apresiasi euro pada hari Senin disebabkan oleh aksi short covering para trader daripada optimisme terhadap penyelesaian krisis Eropa. Dalam konferensi pers bersama pasca pertemuan khusus di Berlin, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy mengatakan bahwa “negosiasi memperlihatkan kemajuan yang sangat baik”. Dan “ke-2 negara siap untuk membahas langkah-langkah yang dapat mempercepat penyaluran modal ke fasilitas dana penyelamatan permanen Eropa, European Stability Mechanism,” kata Merkel. “Meskipun data yang muncul dari Amerika Serikat memperlihatkan perbaikan dan data manufaktur global juga nampak mulai stabil, secara keseluruhan kecemasan terhadap Eropa tetap akan menjadi pemicu volatilitas pasar,” kata Aroop Chatterjee, analis mata uang Barclays Plc di New York.

Keputusan Hildebrand Kejutkan Swissie

Franc Swiss berbalik diperdagangkan menguat terhadap rival-rival utamanya pada hari Senin menyusul pengumuman pengunduran diri yang mengejutkan dari Philipp Hildebrand untuk meletakkan jabatannya sebagai Presiden Swiss National Bank seiring kian merebaknya pemberitaan tentang kasus perdagangan mata uang yang dilakukan istrinya merusak kredibilitasnya sebagai “penjaga” Franc.
Sebagai upaya meredam spekulasi pasca pengumuman tersebut, SNB langsung menyatakan jika mereka masih akan tetap menjaga batas nilai tukar Franc pada level 1.20 terhadap Euro dengan semaksimal mungkin. “Mungkin saat ini pasar akan mempertanyakan kredibilitas batas nilai tukar Franc terhadap Euro,” kata Peter Rosenstreich, kepala analis mata uang Swissquote di Jenewa. “Setiap ancaman serius terhadap batas nilai tukar akan segera memicu respon agresif.” Tekanan terhadap Hildebrand untuk mengundurkan diri kian meningkat setelah sejumlah media memberitakan bahwa keluarganya mungkin telah memanfaatkan posisinya sebagai pimpinan bank sentral untuk meraup keuntungan pribadi.

Ekspektasi Kebijakan RBA Bebani Aussie

Meskipun diperdagangkan menguat terhadap Greenback, sebuah data yang secara tak terduga menunjukkan stagnasi penjualan ritel Australia pada bulan November terlihat terus membatasi pergerakan Dollar Australia pada hari Senin. Mata uang yang sering disebut Aussie ini juga sempat tergelincir ketika Pacific Investment Management Co. mengatakan jika Reserve Bank of Australia kemungkinan harus melonggarkan kebijakan moneter sebagai upaya meredam dampak krisis dari Eropa. “Apa yang terlihat dalam 6 bulan terakhir setidaknya telah menjadi pengingat bahwa perekonomian terbuka seperti Australia tidak kebal terhadap siklus bisnis global yang lebih luas,” kata Robert Mead, kepala manajemen portofolio pada Pimco di Australia. “Mungkin RBA perlu untuk memperlonggar kembali kebijakannya pada tahun 2012.”

Merkel, Sarkozy Desak Solusi Cepat Untuk Yunani

Jerman dan Perancis memperingatkan bahwa Yunani tidak akan mendapatkan dana bantuan tambahan hingga mencapai kesepakatan dengan bank kreditur mengenai swap obligasi dan mendesak untuk kesepakatan dalam waktu dekat untuk menghindari default. Kanselir Angela Merkel dan Presiden Nicolas Sarkozy, keduanya bersikeras bahwa sektor swasta pemegang obligasi harus mengambil bagian dalam mengurangi beban hutang Yunani, bersama dengan pinjaman baru dari Eropa dan IMF.
Mereka berdua menolah usulan pejabat ECB untuk mengabaikan rencana untuk membuat sektor swasta menanggung kerugian, dan membocorkan memo dari IMF yang menimbulkan keraguan mengenai kemampuan Athena mereformasi sektor keuangan publik miliknya. “Kita harus melihat adanya kemajuan pada restrukturisasi sukarela dari hutang Yunani,” ucap Merkel. “Menurut sudut pandang kami, paket bantuan kedua Yunani termasuk restrukturisasi ini harus dilaksanakan secepatnya. Jika tidak maka tidak ada bantuan tahap berikutnya untuk Yunani.”

Emas Menguji Resisten Teknikal

Emas tergelincir pada hari Senin, bergerak bersama dengan bursa saham dan aset beresiko, seiring investor fokus pada resisten teknikal dan terus cemas mengenai krisis hutang zona Eropa. Harga emas sempat naik pada awal sesi, namun kemudian memangkas gainnya setelah peringatan Jerman dan Perancis terhadap Yunani.
Emas menemui resisten teknikal pada MA200 hari di level $1,633 per ons, setelah aksi jual bulan Desemberlalu yang mengirim emas menuju area bearish, ucap analis. “Ada banyak faktor bearish pada pasar yang akan menyeret emas turun jika tidak ada krisis hutang zona Eropa dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan pihak Barat,” ucap Carlos Perez-Santalla, broker emas pada PVM Futures. Aksi jual dari hedge fund menjelang penyesuaian indeks pada awal tahun juga turut membebani harga emas, ucap, Perez-Santalla.

Kecemasan Eropa Masih Menekan Minyak

Harga minyak turun pada hari Senin, seiring kecemasan mengenai perekonomian zona Eropa melebihi kecemasan mengenai ancaman dair Iran untuk menutup jalur pengiriman minyak melalui Selat Hormuz dan ketegangan antara pihak Barat mengenai program nuklir Iran. Anjloknya output industri Jerman di bulan November kembali mengingatkan bahwa bahkan kekuatan utama Uni Eropa pun menghadapi masa sulit, meski tingkat ekspor Jerman meningkat di bulan yang sama. Ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz jika dijatuhi sanksi pengurangan ekspor minyak Teheran masih mendukung harga minyak setelah Iran mengkonfirmasi telah memulai penambangan uranium pada reaktor nuklit Fordow. “Secara kesluruhan resiko geopolitik mendukung harga minyak di tengah ketegangan di Iran, namun di pihak lain harga minyak dalam euro masih tinggi dan akan menekan permintaan di Eropa,” ucap Olivier Jakob dari Petromatrix di Zug.