Market Review : ECB Gagal Dongkrak Performa Euro

Disadur dari edukasi dan riset PT.MIF

Ringkasan

  • ECB gagal dongkrak performa euro.
  • Komentar MenKeu Swiss melukai franc.
  • Konsumen zona Eropa bertambah pesimis.

ECB Gagal Dongkrak Performa Euro

 Euro berbalik melemah terhadap Dollar AS pada perdagangan hari Rabu setelah langkah agresif European Central Bank, yang merupakan bagian dari operasi likuiditas jangka panjang, gagal meyakinkan para pelaku pasar jika krisis hutang yang melanda zona Euro akan dapat terselesaikan. Hasil tender ECB memperlihatkan jika bank sentral akan mengalokasikan sekitar €489,2 milyar dana pinjaman bagi sektor perbankan dalam jangka waktu 3 tahun, dengan harapan bank-bank Eropa akan dapat mengurangi resiko terkena dampak buruk krisis hutang dan mengatasi masalah pendanaan.

Kendati demikian, sejumlah analis menilai jika tender ECB tersebut hanyalah satu dari banyak langkah yang diperlukan untuk membantu menganggulangi krisis hutang zona Euro. Dan selama para pembuat kebijakan Eropa belum menghadirkan sebuah solusi yang komprehensif, maka Euro masih akan tetap berada di bawah tekanan jual hingga beberapa bulan mendatang. “Langkah agresif bank sentral nampaknya tidak cukup mengejutkan pasar. Namun setidaknya membantu mengurangi kecemasan zona Euro untuk saat ini,” kata Steven Saywell, kepala analis forex BNP Paribas. “Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan ECB, jika ingin semua masalah di zona Euro segera selesai.”

Sterling Abaikan Minutes BoE

Poundsterling melanjutkan dominasinya versus Dollar AS untuk hari ke-2 berturut-turut pada hari Rabu, meskipun operasi likuiditas berdurasi 3 tahun yang dilancarkan ECB gagal meredam kekhawatiran terhadap penyebaran krisis hutang di kawasan Eropa.

Sementara Pound nyaris tidak bereaksi ketika minutes pertemuan Bank of England menunjukkan hasil dovish, yang membuat peluang quantitative easing tambahan masih ada. Mayoritas pelaku pasar nampaknya masih beranggapan jika mata uang Inggris merupakan aset yang relatif aman dari masalah hutang yang merongrong zona Euro. “Sterling dinilai lebih aman dikarenakan rating kredit ‘AAA’ Inggris yang jauh dari ancaman downgrade,” kata Ian Stannard, kepala analis forex dari Morgan Stanley.

 Komentar Menkeu Swiss Melukai Franc

Franc harus anjlok terhadap Dollar AS dan juga Euro pada hari Rabu setelah Menteri Keuangan Swiss, Eveline Widmer-Schlumpf, mengatakan bahwa sebuah panel tengah mempertimbangkan langkah-langkah, termasuk kontrol modal dan suku bunga negatif, guna melemahkan Swissie.

Melalui sebuah sidang luar biasa, para anggota parlemen Swiss kembali mendesak bank sentral untuk segera bertindak melemahkan Franc Swiss lebih lanjut dan menaikkan batas nilai tukar dari 1.20 per Euro saat ini seiring meningkatnya resiko perlambatan ekonomi. Kendati demikian, parlemen tetap menyatakan menolak wacana pemberlakuan suku bunga negatif untuk meredam mata uang Swiss.

Pada 6 September silam Swiss National Bank telah menetapkan batas nilai tukar Franc terhadap Euro setelah mata uang Swiss ini melonjak hampir 20% hanya dalam beberapa bulan hingga mendekati level paritas terhadap euro sebagai akibat arus pembelian safe haven. “Dari sudut pandang kebijakan ekonomi itu berbahaya, dan tidak akan membantu kita mendapatkan apa yang kita mau,” ucap Peter Spuhler, terkait banyaknya franc yang beredar di luar Swiss.

Perbaikan Kondisi AS & Eropa Topang Asia

 Bursa saham Asia menguat setelah data ekonomi AS dan Jerman berikan harapan akan perbaikan kondisi global. Sentimen juga membaik setelah Spanyol sukses jual obligasinya sembari investor nantikan hasil lelang fasilitas likuiditas ECB.

Nikkei naik 1,5% akibat munculnya optimisme pasca bagusnya lelang obligasi Spanyol dan membaiknya sektor perumahan AS. Namun, Tokyo Electric Power anjlok 9,8% akibat kekhawatiran nasionalisasi setelah pemerintah Jepang berencana ambil alih lebih dari 2/3 saham perusahaan. Olympus berakhir flat setelah sempat turun 1,4% setelah jaksa menggerebek kantor perusahaan dan rumah mantan eksekutif akibat skandal akuntansi $1,7 miliar.

Kospi menguat 3,1% akibat berkurangnya kekhawatiran akan stabilitas Korea Utara pasca kematian Kim Jong-il. Narasumber Bloomberg katakan Korea Utara mungkin terapkan sistem pemerintahan kolektif antara Kim Jong un dan pamannya; belum terlihat adanya sinyal berlangsungnya krisis di semenanjung Korea. Shinhan Financial Group melejit 6,3% akibat harapan perusahaan dapat catatkan pertumbuhan pendapatan yang cemerlang. Hyundai Merchant Marine melonjak 4.53% setelah umumkan kesepakatan untuk membentuk jaringan transportasi dengan lima perusahaan lainnya.

Hang Seng naik 1,86% setelah Perdana Menteri Cina, Wen Jiabao, berjanji untuk sediakan modal bagi perusahaan kecil dan menengah yang terkena dampak perlambatan ekonomi. Saham pertambangan reli seiring berlanjutnya kenaikan harga komoditas dunia. Namun, Ping An Insurance melorot 5,2% setelah umumkan rencana penerbitan obligasi konversi senilai $4,1 miliar.

Kejatuhan Saham Teknologi Bebani Wall Street

Bursa saham AS berhasil mengembalikan sebagaian besar penrurunan pada awal sesi, ditutup mix seiring kejatuhan tajam pada saham sektor teknologi yang membebani pasar. Sektor teknologi adalah satu-satunya sektor yang negatif pada Standard & Poor’s 500, namun cukup untuk menyeret indeks untuk ditutup hanya sedikit naik. Sejumlah saham teknologi besar juga menyeret Dow turun, dan Nasdaq turun sekitar 1% hari ini. Perkembangan di Eropa dan lemhanya earnings sektor teknologi mendominasi tema pasar hari ini.

Oracle menjadi sorotan setelah melaporkan earnings yang di bawah perkiraan Wall Street untuk pertama kalinya dalam 1 dekade pasca penutupan sesi hari Selasa. Tingkat penjualan perangkat lunak dan keras Oracle menurun, memicu kecemasan resesi global dapat melukai belanja teknologi. Credit Suisse masih menahan rating outperform milik Oracle namun menurunkan target harganya dari $42 menjadi $40 per lembar saham. Oracle membuat Nasdaq berperforma paling buruk diantara indeks utama, dengan leih dari 2 kali lipat penurunan. Indeks semikonduktor PHLX turun sekitar 1.2%.

Di tempat lain, European Central Bank berhasil menawarkan pinjaman 3 tahun sejumlah 489.2 milyar euro ($643.8 milyar dollar), jauh melebihi perkiraan, dengan total 523 pembeli. Langkah ini merupakan bagian dari Long-Term Refinancing Operations (LTRO) milik ECB. Reaksi pasar pada awalnya positif dalam harapan langkah tersebut dapat mencegah penyebaran krisis hutang dari negara PIIGS — Portugal, Italia, Irlandia, Yunani (Greece) dan Spanyol. Namun reaksi tersebut hanya sementara karena langkah tersebut dinilai masih belum cukup.

AGENDA ON DECEMBER 22nd 2011

Tokyo   – Bank of Japan Governor Masaaki Shirakawa gives speech at a committee meeting of Japan’s

biggest business lobby, Keidanren – 1130 WIB

Tokyo   – Bank of Japan Publishes Monthly Report – 1200 WIB

DE           – European Systemic Risk Board (ESRB) 5th General Board meeting, Frankfurt, German

Rome    – Italy’s government to hold confidence vote on austerity in Senate

FACTORS TO WATCH FOR INDICES ON THURSDAY

H.K       : Pak Fah Yeow International Ltd Q3 results

           Fed

0.0–0.25%

ECB

1.00%

BOE

0.50%

BOJ

0.0-0.10%

RBA

4.25%

SNB

0.0–0.25%

BOC

1.00%

RBNZ

2.50%

BI

6.00%

PBOC

6.56%

Konsumen Zona Eropa Bertambah Pesimis

 Konsumen pada 17 negara pengguna euro menjadi lebih pesimis mengenai prospek mereka di bulan Desember seiring krisis fiskal zona Eropa kian dalam, bertambahnya negara yang menjalankan kebijakan pengetatan, dan ancaman resesi. Komisi Eropa pada hari Rabu mengatakan hasil survei sentimen bulanannya mengindikasikan tingkat kepercayaan konsumen turun menjadi -21.2 dari -20.4 di bulan November, penurunan selama 6 bulan berturut-turut ke level rendah 26 bulan.

Seperti bulan lalu, penurunan nampaknya menunjukkan tingginya kecemasan mengenai outlook perekonomian dan pasar tenaga kerja, meski Komisi Eropa tidak memberikan keterangan hingga awal tahun depan.  “Meningkatnya pengetatan fiskal, naiknya tingkat pengangguran, krisis hutang pemerintah yang kian intens, dan kekacauan pada pasar keuangan terus menekan tingkat kepercayaan konsumen,” ucap Howard Archer, ekonom pada IHS Global Insight. “Semua itu ditambah dengan daya beli yang saat ini masih tertekan di beberapa negara dikarenakan oleh kenaikan inflasi dan tingkat pertumbuhan upah yang rendah.”

Emas Melepas Gain, Ikuti Jejak Euro

Emas melepas gain pada hari Rabu, sejalan dengan euro setelah tender pinjaman murah dari European Central Bank gagal meyakinkan investor bahwa hal itu dapat meredakan permasalahan hutang di Eropa, meski menarik minat lebih banyak dari perkiraan.

“Emas telah diperdagangkan sebagai aset beresiko, bersama dengan logam lainnya, serta nilai tukar mata uang dollar terhadap euro,” ucap David Wilson analis Citigroup. “Masalah saat ini, dalam cakupan lingkungan makro, masih rapuh. Eropa akan jatuh dalam resesi tahun depan, pertumbuhan di AS mungkin akan berjalan lambat, dan Cina juga melambat. Itu masih positif untuk emas, namun saat ini emas diperdagangkan sebagai aset beresiko.”

Harapan Pemulihan Ekonomi Cerahkan Minyak

Harga minyak naik ke dekat $99 per barel pada hari Rabu, setelah tender pinjaman bertenor 3 tahun dari European Central Bank meninggikan harapan bahwa zona Eropa dapat menghindari krisis likuiditas dan menuju pemulihan ekonomi. Suplai dari pinjaman yang tak terbatas dan murah ECB mendorong sentimen pasar keuangan setelah menarik minat bank melebihi perkiraan yaitu sebesar 489 milyar euro (641 milyar dollar). Hasil tender ECB yang sukses menambah optimisme pasca data sektor perumahan AS yang positif pada hari Selasa lalu.

“Dana murah dari ECB mendorong pasar saham,” ucap Michael Hewson, analis CMC markets, menambahkan bahwa kenaikan pada saham telah mendorong aset beresiko lainnya. “Namun fundamental ekonomi tidak mendukung rally pada saham.” Biro statistik Italia mengatakan perekonomian telah jatuh ke dalam apa yang diperkirakan sebagai resesi, dan analis memprediksikan kejatuhan yang lebih dalam pada kuartal keempat dan kontraksi lanjutan akibat turunnya permintaan domestik.

This data will be released at 16.30 WIB – Forecast -£6.05 Million VS -£2.02 Million

 

FORECAST SUPPORT AND RESISTANCE ON DECEMBER 22nd, 2011                              

RESISTANCE

PIVOT

SUPPORT

TREND

CHF

0.9634

0.9482

0.9420

0.9330

0.9268

0.9178

0.9026

Bullish

AUD

1.0464

1.0293

1.0197

1.0122

1.0026

0.9951

0.9780

Bearish

IDR

9267

9181

9125

9095

9039

9009

8923

Bullish

DOW

12497

12267

12145

12037

11915

11807

11577

Bearish

KOSPI

246.00

242.70

241.40

239.40

238.10

236.10

232.80

Bullish

OIL

103.26

100.81

99.91

98.36

97.46

95.91

93.46

Bearish

 

THE HIGHEST AND LOWEST LEVEL 2011

A WEEK

December

YEAR 2011

CURR

HIGH

LOW

RANGE

HIGH

LOW

HIGH

LOW

EUR

1.3197

1.298

217

1.3548

1.2944

1.4939

1.2875

JPY

78.15

77.66

49

78.16

77.13

85.54

75.55

GBP

1.5773

1.5463

310

1.5773

1.5407

1.6745

1.527

CHF

0.9399

0.924

159

0.9548

0.9068

0.9785

0.7085

AUD

1.0218

0.9883

335

1.0378

0.9857

1.1011

0.9386

IDR

9170

9060

110

9180

8990

9215

8455

GOLD

1641.45

1583.8

57.65

1762.85

1560.55

1920.85

1308.65

 

CURRENCY MARKET RANGE TRADING ON DECEMBER 21st, 2011                                                  

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

EUR

1.3084

1.3197

1.3023

1.3047

174

-36

1.3083

JPY

77.85

78.10

77.66

78.09

44

20

77.89

GBP

1.5667

1.5773

1.5646

1.5678

127

16

1.5662

CHF

0.9313

0.9392

0.9240

0.9358

152

42

0.9316

AUD

1.0074

1.0218

1.0047

1.0101

171

20

1.0081

CAD

1.0297

1.0308

1.0206

1.026

102

-34

1.0294

SGD

1.2972

1.299

1.2895

1.2956

95

-12

1.2968

IDR

9090

9150

9064

9070

86

-10

9080

GOLD

1618.30

1641.45

1606.30

1615.50

35.15

0

1615.50

SILVER

29.55

30.18

29.15

29.41

1.03

-0.12

29.53

OIL

97.53

99.25

96.80

99.02

2.45

1.46

97.56

CURRENCY CROSSES RANGE TRADING

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

EUR / JPY

101.85

102.52

101.42

101.87

110

-1

101.88

EUR / CHF

1.2186

1.2242

1.2166

1.2209

76

23

1.2186

EUR / GBP

0.8349

0.8375

0.8300

0.8321

75

-33

0.8354

CHF / JPY

83.48

84.03

82.99

83.43

104

-16

83.59

AUD / JPY

78.44

79.40

78.22

78.84

118

33

78.51

GBP / CHF

1.4585

1.4716

1.4531

1.4666

185

79

1.4587

GBP / JPY

121.93

122.57

121.77

122.41

80

44

121.97

 

GLOBAL MARKET INDICES RANGE TRADING

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

ISSIamH2

8465

8480

8430

8445

90

115

8330

ISSIpmH2

8460

8500

8385

8415

75

-30

8445

.N225

8442.74

8471.11

8440.89

8459.98

30.22

123.5

8336.48

NIYH2

8475

9495

8380

8455

1115

-5

8460

KSH2

238.90

240.75

237.45

240.05

3.3

7.75

232.30

HSIZ1

18436

18508

18266

18390

242

411

17979

.HSI

18462.64

18473.19

18288.65

18416.45

184.54

336.25

18080.2

.JKSE

3752.79

3808.391

3752.79

3794.267

111.883

41.929

3752.338

DJZ1

12027

12158

11928

12024

230

-7

12031

.DJI

12103.28

12119.7

11999.44

12107.74

120.26

4.16

12103.58

NQZ1

2268.50

2291.25

2217.25

2239.00

74

-27.75

2266.75

.IXIC

2589.77

2590.61

2544.66

2577.97

45.95

-25.76

2603.73

ESZ1

1235.25

1249.00

1223.00

1236.25

26

0.25

1236.00

USD

79.81

80.102

79.24

80.001

0.862

0.157

79.844

Date

WIB

Loc

Economic Data

Period

Impact

Actual

Forecast

Val

Last

Wednesday

Dec, 21st

06.50

JP

Trade Balance Total

Nov

Med

-684.7

-450

Bln

-273.8

JP

Exports y/y

Nov

Low

-4.5

-4.0

%

-3.7

JP

Imports Y/Y

Nov

Low

11.4

8.7

%

17.9

07.01

GB

GfK Consumer Confidence

Dec

Med

-33

-32

Ind

-31

10.30

JP

BOJ Rate Decision

Dec

High

0-0.10

0-0.10

%

0-0.10

14.00

DE

Import Price m/m

Nov

Low

0.4

N/F

%

-0.3

DE

Import Price y/y

Nov

Low

6.0

N/F

%

6.8

16.30

GB

BOE MPC Meeting Minutes (Vote)

Dec

High

0-0-9

0-0-9

Vot

0-0-9

16.30

GB

PSNCR

Nov

Low

10.622

11.65

Bln

7.706

GB

PS Net Borrowing

Nov

High

15.231

17.00

Bln

18.40

GB

PSNB-Ex

Nov

Low

18.093

19.600

Bln

20.360

19.00

US

Mortgage Market Index

w/e

Low

659.3

N/F

Ind

677

US

Refinancing Index

w/e

Low

3516.8

N/F

Ind

3573.7

22.00

EZ

Consumer Confidence

Dec

Low

-21.2

N/F

Ind

-20.40

22.00

US

Existing Home Sales

Nov

High

4.420

5.05

Mln

4.250

US

Existing Home Sales, pct

Nov

Low

4.0

1.9

Mln

1.4

22.30

US

Crude Oil Inventories

w/e

Med

-10.6

-2.8

Mln

-1.9

Thursday

Dec, 22nd

16.30

GB

Current Account

Q3

High

-6.05

Bln

-2.02

GB

GDP q/q Final

Q3

Med

0.5

%

0.5

GB

GDP y/y Final

Q3

Med

0.5

%

0.5

20.30

US

Real GDP q/q

Q3

Med

2.0

%

2.0

US

Implicit Deflator

Q3

Low

2.5

%

2.5

US

Final Sales

Q3

Low

3.6

%

3.6

US

PCE Price Index

Q3

Low

2.3

%

2.3

US

Core PCE Prices

Q3

Low

2.0

%

2.0

20.30

US

Corporate Profits

Q3

Med

N/F

%

3.0

20.30

US

Initial Claims

w/e

High

375

K

366

US

4 Week Average

w/e

Low

N/F

K

387.75

US

Continuing Claims

w/e

Low

3.60

Mln

3.603

20.30

US

Chicago Fed Nat Activity Index

Nov

Low

N/F

Ind

-0.13

21.55

US

U-Mich. Sentiment Final

Dec

Med

68.0

Ind

67.7

US

Current Conditions

Dec

Low

78.0

Ind

77.9

US

Expectations

Dec

Low

61.1

Ind

61.1

22.00

US

Leading Indicators

Nov

Low

0.3

%

0.9

22.00

US

FHFA Home Price

Oct

Low

N/F

%

0.9

Friday

Dec, 23rd

20.30

US

Personal Consumption

Nov

Low

0.2

%

0.4

US

PCE Price Index

Nov

Med

0.3

%

0.1

US

Core PCE Price Index

Nov

Low

N/F

%

-0.1

US

Real Personal Spending

Nov

Low

0.1

%

0.1

20.30

US

Durable Goods

Nov

Med

N/F

%

0.1

US

Ex-Transportation

Nov

High

2.0

%

-0.5

US

Ex-Defense

Nov

High

0.5

%

1.1

22.00

US

New Home Sales

Nov

High

1.0

%

-0.8

KEY INDICATORS

DEFINITION

Current Account

Difference in value between imported and exported goods, services, income flows, and unilateral transfers during the previous month. (Actual > Forecast = Good for currency)

Gross Domestic Product

Change in the inflation-adjusted value of all goods and services produced by the economy. It’s the broadest measure of economic activity and the primary gauge of the economy’s health. Released quarterly, about 45 days after the quarter ends.

(Actual > Forecast = Good for currency)

Initial Claims/Jobless Claims

The number of individuals who filed for unemployment insurance for the first time during the past week. (Actual < Forecast = Good for currency)