Mengapa Mini Trading?

Rekan-rekan, sebelum trading, dulu saya di ajarkan untuk membuat simpel trading plan seperti ini, sehingga saya bisa menentukan profil resiko dan maksimal profit/loss dari modal saya. Dengan demikian investor jadi memahami, ketika entry point di level tertentu maka kemungkinan profit loss bisa terlihat juga tau kekuatan dananya. Saya juga trading mini.  Anda akan banyak menemui online trading yang tersedia di dunia maya saat ini. Saya ada pendapat tertentu tentang mini trading. Bagi saya, mengetahui perusahaan dan bursanya akan lebih baik, ketimbang percaya begitu saja. Saya sadar betul, mini trading di Indonesia belum diakui di bursa Indonesia karena belum ada aturan perdagangan yang dikeluarkan oleh Bapeppti. lalu kenapa saya tetap nekad menyisihkan uang saya di mini?bagi saya tidak ada salahnya mencoba, namun dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu.

Apa keuntungannya mini trading?

1. Resiko kecil

2. Psikologi trading lebih santai

3. Nilai investasi minimal, setau saya nilai investasi minim $250.

4. 1 Account untuk semua produk (forex, index, commodity, cfd, dll)

Apa kekurangannya?

1. Tercatat di bursa luar negeri, BUKAN TERCATAT DI BURSA INDONESIA (BBJ). Oleh karena itu beberapa perusahaan  lokal bekerjasama dengan broker luar negeri.  Registrasi, transfer dan withdrawln semua serba online. Nah, karena serba online, Anda perlu berhati-hati dan memeriksa apakah perusahaan mini trading tersebut memiliki kantor perwakilan di Indonesia, atau memiliki track record yang jelas.  Platform yang digunakan  yaitu meta trader.

2. Low service, beberapa perusahaan ada juga yang charge komisi 5$, kalau saya sih memilih yang no commission. So, memang akun mini ada agar Anda belajar sendiri.  Walau tidak se “istimewa” account reguler, Anda pasti sudah dibantu oleh konsultannya. Tapi not badlah…untuk belajar dan ini adalah keputusan Anda, karena menurut saya, ini hanyalah gentleman agreement. Anda harus berhati-hati dalam memilih patner broker luar ini. Apapun itu, mari kelola dana kita dengan bijaksana.

1. Periksa track record perusahaannya, coba Anda pastikan ada perwakilan perusahaannya di Indonesia apa tidak. Selain itu dana nasabah apakah di kelola oleh perorangan atau sudah ada penunjukkan untuk bank tertentu.

2. Jangan terbuai dengan resiko kecil. Walau Anda mungkin mengeluarkan dana “ilang-ilangan”, itu yang biasa beberapa orang katakan, namun bagi saya, uang tetaplah uang. Namanya trading juga sama, baik mikro, mini maupun reguler, ada kemungkinan untung dan rugi. Mini trading adalah 10% dari trading reguler. Baik itu nominal deposit atau profit. Walaupun dana yg dibutuhkan lebih kecil, mari kita belajar kelola dana kita dengan profesional.

3. No fix profit!!! So, bagi Anda yang tergiur dengan online trading yang menjanjikan fix profit, misal 100 hari akan jadi 150%, Anda wajib berhati-hati karena tidak ada rumusan dalam trading ada fix profit. Jika Ada, bisa disinyalir money game. Apakah Anda senang dengan derita rekan trader yang lain?biasanya online trading seperti itu, bertahan paling lama 3-4 th. Awal mula mungkin lancar, coba beberapa tahun lagi setelah anggota banyak, biasanya terjadi yg tidak diinginkan.

Saya berikan contoh trading plan punya saya, untuk deposit $5000, no commission dan nilai 1 lot unutk XAU 50$.

Iklan