Market Review : Eropa Mungkin Tak Dapat Atasi Krisis, Berpotensi Terkena Downgrade

Ringkasan

  • Euro catat kinerja mingguan terburuk dalam 3-bulan.
  • Fitch redam pemulihan sterling.
  • Aussie stabil menjelang minutes RBA.
  • Eropa mungkin tak dapat atasi krisis, berpotensi terkena downgrade.

Euro Catat Kinerja Mingguan Terburuk Dalam 3-Bulan

 Berlanjutnya apresiasi Euro terhadap Dollar AS pada hari Jumat masih tak mampu menghindarkan mata uang tunggal ini untuk mencatat kinerja mingguan terburuk dalam lebih dari 3 bulan, menyusul keluarnya ancaman downgrade terhadap rating kredit beberapa negara Uni Eropa membuat para investor berhati-hati untuk membeli Euro. Sepanjang pekan lalu, Euro telah terkoreksi hingga sekitar 2,6% setelah KTT Uni Eropa gagal menghadirkan solusi cepat untuk mengatasi gejolak di pasar obligasi dan masalah pendanaan sektor perbankan.

“Euro terlihat mencoba berkonsolidasi setelah didera aksi jual yang kuat dalam beberapa hari terakhir,” kata analis mata uang UBS, Chris Walker. “Bagaimanapun potensi Euro untuk kembali melemah masih besar, mengingat pasar masih bearish terhadap Euro.” Beberapa analis berpendapat bahwa peringatan downgrade rating kredit yang dikeluarkan lembaga pemeringkat Standard & Poor’s sebelum berlansungnya KTT Uni Eropa masih akan terus menghantui negara-negara zona Euro, termasuk Jerman dan Perancis. Isu-isu seputar downgrade kemungkinan masih akan mewarnai pasar, meskipun spread antara obligasi Italia dan Spanyol dengan obligasi Jerman bergerak menyempit pada hari Jumat.

Fitch Redam Pemulihan Sterling

Kecemasan penyebaran krisis hutang yang terus membayangi Euro sempat membantu Poundsterling memperpanjang dominasinya terhadap Dollar AS pada hari Jumat, meskipun rapuhnya kondisi perekonomian Inggris kembali menghadang apresiasi Pound.

Sterling, yang sensitif terhadap sentimen resiko, terlihat sedikit goyah setelah lembaga pemeringkat Fitch memangkas rating beberapa bank besar termasuk Barclays yang berbasis di Inggris. “Inggris sangat terpukul oleh sektor keuangan. Namun dengan lemahnya Euro menjelang akhir tahun, Pound sebetulnya memiliki kesempatan baik untuk mengejar ketertinggalan,” kata Ian Stannard, kepala strategi forex dari Morgan Stanley. Revisi naik angka penjualan ritel Inggris bulan September dan Oktober yang dirilis pada hari Kamis mungkin merupakan hal positif. Tetapi dengan tingginya inflasi, ditambah pemangkasan belanja pemerintah dan dampak krisis zona Euro, membuat prospek ekonomi Inggris tetap genting.

 Aussie Stabil Menjelang Minutes RBA

Dollar Australia masih diperdagangkan menguat untuk hari ke-2 berturut-turut versus mata uang AS seiring berlanjutnya rally pada saham-saham Asia mendorong permintaan untuk aset ber-yield lebih tinggi. Mata uang yang sering disebut Aussie ini berhasil melakukan rebound dari posisi terendah 2-minggu menyusul munculnya tanda-tanda pemulihan pada perekonomian AS, bahkan dengan Eropa yang masih terus berjuang untuk mengatasi krisis hutang.

Meski begitu, apresiasi Aussie masih nampak terbatas menjelang rilis minutes pertemuan kebijakan bulan Desember dari Reserve Bank of Australia, yang menghasilkan pemangkasan suku bunga untuk 2 bulan berturut-turut. “Pasar nampak sudah mengantisipasi setiap berita negatif dari Eropa, sehingga menciptakan beberapa peluang untuk perbaikan sentimen,” kata Greg Gibbs, analis forex pada Royal Bank of Scotland Group Plc. Di Sidney. “Dollar Australia kemungkinan masih akan stabil,” tambahnya.

Membaiknya Ekonomi AS Ceriakan Asia

 Bursa saham Asia menguat setelah data manufaktur dan klaim pengangguran AS berikan harapan akan keberlanjutan pemulihan ekonomi terbesar di dunia tersebut. Perbaikan indikator ekonomi AS berhasil kurangi kecemasan akan ancaman resesi global di tengah berlarutnya krisis utang Eropa.

Nikkei naik 0,3% akibat bertambahnya bukti akan keberlanjutan pemulihan ekonomi AS, pasar ekspor utama Jepang. Perusahaan internet rally setelah Nomura utarakan optimisme akan peningkatan layanan e-commerce akibat lebih banyak orang lakukan transaksi online menggunakan smart phone. Olympus anjlok 3,6% setelah penyesuaian transaksi keuangan bermasalah picu kekhawatiran akan perlunya penambahan modal untuk perbaiki kondisi keuangan perusahaan.

Kospi menguat 1,1%, ditopang oleh membaiknya ekonomi AS meski rally dibatasi oleh berlanjutnya aksi jual oleh investor institusional. Aksi bargain-hunting terlihat di sektor otomotif dan perkapalan yang alami kejatuhan tajam belakangan ini.

Hang Seng naik 1,43%, didukung oleh merebaknya harapan Beijing akan bertindak untuk pulihkan kepercayaan pasar setelah bank sentral intervensi pergerakan yuan. Sektor properti melejit setelah Securities Times laporkan perbankan di Shenzhen ikuti rekannya di Beijing dan Shanghai dengan menawarkan suku bunga kredit perumahan yang lebih rendah untuk pembeli rumah pertama.

 Wall Street Akhiri Pekan Dengan Mix

Wall Street masih tertatih-tatih menjelang penutupan sesi hari Jumat, menutup pekan dengan sedikit kenaikan sektor teknologi dan Dow yang hampir flat. Trader harus puas dengan adanya peringatan lagi dari agensi rating lainnya terhadap hutang, sementara quadruple witching scenario membuat volume menjadi ramai namun hanya sedikit mendukung kenaikan. Pasar sempat rally pada awal sesi, namun gain terkikis setelah penutupan pasar Eropa dan peringatan Fitch melunturkan dan menghancurkan kesempatan untuk mencetak kenaikan beruntun selama 2 hari.

Fitch menambahkan Spanyol, Italia, Belgia, Slovenia, Siprus dan Irlandia ke dalam daftar peringatan potensi downgrade setelah AS dan perbankan Eropa. Langkah ini memiliki dampak kecil terhadap bank-bank AS, dengan sektor perbankan menguat 0.5% sesi ini. “Resiko hutang pemerintah yang tidak tekendali di Eropa sangat tinggi,” ucap Bruno Del Ama, CEO Global X Management di New York. “Pasar menyadari dan mencoba mengantisipasi.”

Saat ini adalah saat dimana ketika para ahli di Wall Street mulai membicarakan mengenai rally Santa Claus. Meski jika diartikan dengan sungguh-sungguh akan terjadi pada sesi perdagangan antara hari raya Natal dan Tahun Baru, namun sering kali ada rally pada masa-masa liburan. Kendati demikian, suasana yang lesu mulai mengikis harapan bahwa Santa akan mulai mengunjungi Wall Street tahun ini.

AGENDA ON DECEMBER 19th 2011

Tokyo    – Japan Government to release monthly economic report for December.

Belgium – European Central Bank President Mario Draghi to appear at a European Parliament’s Committee

on Economic and Monetary Affairs hearing, Brussels – 1530 GMT

U.S        – Federal Reserve Bank of Richmond President Jeffrey Lacker speaks on “Economic Outlook,

December 2011” before the Charlotte Chamber of Commerce Annual Economic Outlook Conference,

Charlotte, N.C.  – 1815 GMT

Paris      – Bank of France Governor Christian Noyer speaks at a conference at the Palais Brongniart,

formerly the Paris Stock Exchange.

Geneva  – WTO Dispute Settlement Body Meeting

FACTORS TO WATCH FOR INDICES ON MONDAY

H.K       : Cosway Corporation Ltd H1 results.

U.S       : Red Hat Inc. Q3 report

           Fed

0.0–0.25%

ECB

1.00%

BOE

0.50%

BOJ

0.0-0.10%

RBA

4.25%

SNB

0.0–0.25%

BOC

1.00%

RBNZ

2.50%

BI

6.00%

PBOC

6.56%


Eropa Mungkin Tak Dapat Atasi Krisis, Berpotensi Terkena Downgrade

Agensi rating Fitch pada hari Jumat mengatakan bahwa menurutnya solusi komprehensif atas krisis hutang zona Eropa berada diluar jangkauan, seiring menaruh sejumlah negara Eropa dalam pengawasan untuk potensi downgrade. Fitch kembali menetapkan peringkat triple-A milik Perancis namun mengatakan outlook negatif dalam jangka panjang.

Fitch mengatakan terkait KTT Uni Eropa pekan lalu, Fitch telah menyimpulkan bahwa ‘solusi yang komprehensif’ terhadap krisis zona Eropa secara teknikal dan politis di luar jangkauan. “Salah satu yang mencemaskan adalah absennya pagar keuangan. Menurut pendapat Fitch ini memerlukan komitmen yang lebih aktif dan jelas untuk mengurangi resiko krisis likuiditas yang berpotensi menimbulkan perpecahan pada negara anggota zona Eropa,” ucap Fitch. Fitch menaruh Belgia, Spanyol, Slovenia, Italia, Irlandia, dan Siprus dalam review negatif, sementara S&P telah memperingatkan 15 dari 17 negara zona euro akan potensi downgrade.

 

Emas Rebound, Menuju Pekan Terburuk Dalam 3 Bulan

Emas rally pada hari Jumat setelah koreksi tajam pada 4 sesi lalu, mendapat dukungan dari pelemahan dollar, namun emas masih menuju penurunan mingguan terbesar dalam hampir selama 3 bulan. Dollar yang cenderung melemah terhadap mata uang lainnya membantu emas untuk bangkit.

Emas masih menuju untuk penurunan sebesar 7% pekan ini, penurunan terbesar sejak akhir September, dan masih nampak rentan terhadap membutuhknya situasi krisis hutang di Eropa dan kecemasan pendanaan. “Emas terpukul pekan ini dan hari ini sedikit pulih seiring investor melihat ini adalah saat yang bagus unutk membeli emas, namun emas nampak masih rapuh,” ucap Robin Bhar analis Credit Agricole. “Menurutku emas akan tetap tertekan seiring adanya kecemasan pendanaan meningkatkan kebutuhan terhadap likuiditas, dan emas adalah salah satu aset yang akan terkena likuidasi.”

Outlook Eropa Bayangi Pergerakan Minyak

Minyak mentah turun, mencetak penurunan mingguan terbesar sejak bulan September, dalam kecemasan pertumbuhan ekonomi di Eropa akan melambat, menekan permintaan bahan bakar. Harga minyak turun ke level terendah dalam lebih dari 6 pekan setelah Fitch Ratings memangkas outlook rating Perancis dan menarus negara seperti Spanyol dan Italia dalam review untuk downgrade. Tingkat ekspor dari negara zona Eropa turun di bulan Oktober, dipicu penurunan di Jerman dan Spanyol.

“Pasar akan tetap cemas mengenai Eropa untuk sementara waktu,” ucap Tom Bentz, direktur pada BNP Paribas Prime Brokerage Inc. di New York. “Minyak masih berada dalam trend turun dalam jangka pendek, jadi tidaklah mengejutkan jika harga terus turun ke dekat $90.” Minyak beresiko melanjutkan penurunan pekan depan dalam spekulasi bahwa perekonomian Eropa akan melambat seiring menyebarnya krisis hutang kawasan.

This data will be released at 16.00 WIB – Forecast -€8.0 Billion VS €0.5 Billion

 FORECAST SUPPORT AND RESISTANCE ON DECEMBER 19th, 2011                               

RESISTANCE

PIVOT

SUPPORT

TREND

JPY

78.54

78.16

77.98

77.78

77.60

77.40

77.02

Bullish

AUD

1.0198

1.0085

1.0029

0.9972

0.9916

0.9859

0.9746

Bearish

IDR

9180

9105

9070

9030

8995

8955

8880

Bullish

DOW

19075

18641

18450

18207

18016

17773

17339

Bearish

KOSPI

242.35

239.85

238.90

237.35

236.40

234.85

232.35

Bullish

OIL

98.24

95.97

94.87

93.70

92.60

91.43

89.16

Bearish

 THE HIGHEST AND LOWEST LEVEL 2011

A WEEK

December

YEAR 2011

CURR

HIGH

LOW

RANGE

HIGH

LOW

HIGH

LOW

EUR

1.3385

1.2944

441

1.3548

1.2944

1.4939

1.2875

JPY

78.16

77.55

61

78.16

77.13

85.54

75.55

GBP

1.5657

1.5407

250

1.577

1.5407

1.6745

1.527

CHF

0.9548

0.9245

303

0.9548

0.9068

0.9785

0.7085

AUD

1.0213

0.9857

356

1.0378

0.9857

1.1011

0.9386

IDR

9180

8990

190

9180

8990

9215

8455

GOLD

1714.75

1560.55

154.2

1762.85

1560.55

1920.85

1308.65

 CURRENCY MARKET RANGE TRADING ON DECEMBER 16th, 2011                                                  

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

EUR

1.3027

1.3084

1.2994

1.3038

90

23

1.3015

JPY

77.87

77.96

77.58

77.80

38

-6

77.86

GBP

1.5521

1.5556

1.5481

1.5545

75

33

1.5512

CHF

0.9393

0.9414

0.9348

0.9360

66

-43

0.9403

AUD

0.9934

1.0027

0.9914

0.9974

113

53

0.9921

CAD

1.0345

1.0406

1.0294

1.0382

112

35

1.0347

SGD

1.3072

1.3084

1.2997

1.3032

87

-66

1.3098

IDR

9010

9065

8990

9035

75

-55

9090

GOLD

1575.00

1601.10

1570.75

1598.65

30.35

28

1570.65

SILVER

29.31

29.90

29.16

29.70

0.74

0.57

29.13

OIL

93.42

94.79

92.52

93.78

2.27

0.35

93.43

CURRENCY CROSSES RANGE TRADING

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

EUR / JPY

101.41

101.80

101.10

101.42

70

10

101.32

EUR / CHF

1.2239

1.2253

1.2201

1.2204

52

-35

1.2239

EUR / GBP

0.8392

0.8413

0.8377

0.8391

36

0

0.8391

CHF / JPY

82.73

83.17

82.62

83.12

55

31

82.81

AUD / JPY

77.34

77.99

77.07

77.57

92

33

77.24

GBP / CHF

1.4577

1.4602

1.4514

1.4524

88

-62

1.4586

GBP / JPY

120.79

121.15

120.36

120.80

79

3

120.77

 

GLOBAL MARKET INDICES RANGE TRADING

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

ISSIamH2

8410

8425

8380

8420

90

55

8365

ISSIpmH2

8420

8445

8350

8365

75

-55

8420

.N225

8416.21

8433.18

8390.98

8401.72

42.2

24.35

8377.37

NIYH2

8410

8445

8345

8355

100

-45

8400

KSH2

236.20

238.30

235.80

237.95

2.5

2.65

235.30

HSIZ1

17963

18397

17963

18260

434

300

17960

.HSI

18025.6

18390.41

18025.6

18285.39

364.81

258.55

18026.84

.JKSE

3701.906

3778.123

3701.906

3768.354

111.883

66.814

3701.54

DJZ1

11820

11909

11746

11778

163

-44

11822

.DJI

11870.25

11968.18

11819.31

11866.39

148.87

-2.42

11868.81

NQZ1

2223.25

2264.25

2221.75

2232.75

42.5

9.5

2223.25

.IXIC

2554.62

2585.42

2548

2555.33

37.42

14.32

2541.01

ESZ1

1212.25

1225.00

1208.25

1211.00

16.75

-0.75

1211.75

USD

80.215

80.387

79.93

80.144

0.457

-0.147

80.291

Date

WIB

Loc

Economic Data

Period

Impact

Actual

Forecast

Val

Last

Friday

Dec, 16th

06.00

US

SEMI Book/Bill

Nov

Low

0.83

N/F

Rat

0.74

17.00

EZ

Euro-stat Trade Balance nsa

Oct

Low

1.1

1.0

Bln

2.7

EZ

Labor Cost

Q3

Low

2.7

N/F

%

3.3

EZ

Wages in Euro Zone

Q3

Low

2.6

N/F

%

3.2

20.30

US

Consumer Prices Index m/m

Nov

Med

0.0

0.1

%

-0.1

US

Consumer Prices Index y/y

Nov

Med

3.4

3.5

%

3.5

US

Core CPI m/m

Nov

High

0.2

0.1

%

0.1

US

Core CPI y/y

Nov

High

2.2

2.1

%

2.1

US

CPI Index Level

Nov

Low

226.23

226.3

Ind

226.4

20.30

US

Real Earnings

Nov

Low

-0.1

0.1

%

0.4

23.30

US

Cleveland Fed CPI

Nov

Low

0.1

N/F

%

0.2

Monday

Dec, 19th

16.00

EZ

Current Account nsa

Oct

Low

-1.8

Bln

-2.5

EZ

Current Account sa

Oct

Med

-8.0

Bln

0.5

EZ

Net Investment Flow

Oct

Med

N/F

Bln

13.5

22.00

US

NAHB Housing Index

Oct

Low

20

Ind

20

Tuesday

Dec, 20th

14.00

DE

GfK Index

Jan

Med

5.6

Ind

5.6

DE

PPI m/m

Nov

Med

0.2

%

0.2

DE

PPI y/y

Nov

Low

N/F

%

5.3

14.00

CH

Swiss Trade Balance

Nov

Med

N/F

Mln

150

16.00

DE

Ifo Business Climate

Dec

High

106.3

Ind

106.6

DE

Ifo Current Condition

Dec

Med

N/F

Ind

116.7

DE

Ifo Expectation

Dec

Med

N/F

Ind

67.3

18.00

GB

CBI Distributive Trade

Dec

Med

-17

Ind

-19

19.45

US

ICSC/GS Report

w/e

Low

N/F

%

20.30

US

Housing Starts

Nov

Med

0.630

Mln

0.628

US

Building Permits

Nov

High

0.640

Mln

0.644

20.55

US

Redbook mm

w/e

Low

N/F

%

Wednesday

Dec, 21st

06.50

JP

Trade Balance Total

Nov

Med

N/F

Bln

-273.8

JP

Exports y/y

Nov

Med

N/F

%

-3.7

JP

Imports yy

Nov

Low

N/F

%

17.9

07.01

GB

GfK Survey

Dec

Med

N/F

Ind

-31

10.30

JP

BOJ Rate Decision

Dec

High

0-0.10

%

0-0.10

16.30

GB

BOE MPC Vote

Dec

High

0-0-9

Vot

0-0-9

16.30

GB

PSNCR

Nov

Med

N/F

Bln

-0.64

GB

PS Net Borrowing

Nov

High

6.70

Bln

3.40

GB

PSNB-Ex

Nov

Med

N/F

Bln

6.498

19.00

US

Mortgage Index

w/e

Low

N/F

Ind

US

Refinancing Index

w/e

Low

N/F

Ind

22.00

US

Existing Home Sales

Nov

High

5.08

Mln

4.97

US

Crude Oil Inventories

w/e

Med

N/F

Mln

-1.9

Thursday

Dec, 22nd

16.30

GB

Current Account

Q3

High

-4.3

Bln

-2.02

GB

GDP q/q

Q3

Med

0.5

%

0.5

GB

GDP y/y

Q3

Med

N/F

%

0.5

20.30

US

Real GDP qq

Q3

Med

2.0

%

2.0

20.30

US

Corporate Profits

Q3

Med

N/F

%

3.0

20.30

US

Initial Claims

w/e

High

374

K

366

KEY INDICATORS

DEFINITION

Current Account

Difference in value between imported and exported goods, services, income flows, and unilateral transfers during the previous month. (Actual > Forecast = Good for currency)

NAHB Housing Index

Measures level of a diffusion index based on surveyed home builders.

Above 50 indicates a favorable outlook on home sales, below indicates a negative outlook. (Actual > Forecast = Good for currency)