Market Review “Ancaman resesi membayangi euro”

(berita disadur dari Edukasi dan Riset MIF)

  • Ancaman resesi membayangi euro.
  • Sterling abaikan data penjualan ritel.
  • Data ekonomi AS selamatkan aussie.
  • Draghi: Eropa dalam jalur yang benar.

Ancaman Resesi Membayangi Euro

Kendati mampu bergerak menjauh dari level terendah 11-bulan terhadap Dollar, potensi penyebaran krisis hutang dan ancaman resesi di kawasan Eropa tetap menempatkan Euro di bawah tekanan jual. Mata uang tunggal ini juga diperdagangkan melemah versus Franc Swiss setelah Swiss National Bank mempertahankan batas nilai tukar mata uangnya pada 1.20 per Euro, yang mementahkan harapan sejumlah investor akan adanya kenaikan batas nilai tukar guna memerangi deflasi di Swiss. Kegagalan pemimpin Uni Eropa untuk menghadirkan solusi cepat guna mengembalikan kepercayaan investor juga telah membuat Euro harus kehilangan sekitar 3% versus Greenback sepanjang pekan ini.

“Secara keseluruhan prospek Euro tetap suram, setelah KTT akhir pekan lalu menolak pemberian pinjaman kepada IMF, ditambah resiko melambatnya pertumbuhan global,” kata Paul Robson, analis mata uang pada RBS Global Banking. “Euro berpotensi anjlok ke kisaran $1.26 pada akhir Q1 tahun depan.” Dengan perekonomian Eropa yang semakin mendekati jurang resesi, sementara di saat bersamaan data-data AS menunjukkan beberapa sinyal pemulihan, beberapa analis lainnya memperkirakan jika Euro masih akan terus berada di bawah tekanan hingga akhir tahun ini.

Sterling Abaikan Data Penjualan Ritel

Setelah terperosok hingga ke level terlemah 2-bulan pada hari Rabu, Poundsterling mampu menguat terhadap Dollar AS pada hari Kamis dan berpotensi melanjutkan kenaikan seiring belum kunjung datangnya solusi cepat dari petinggi zona Euro. Permintaan Sterling untuk repatriasi perusahaan-perusahaan Inggris menjelang akhir tahun mungkin juga akan menjadi faktor terbesar yang mendorong Cable di tengah tipisnya likuiditas pasar saat ini, menurut sejumlah trader. Pound nampaknya juga mengabaikan rilis data ekonomi Inggris hari Kamis yang menunjukkan penurunan 0,4% pada penjualan ritel bulan November, dengan angka penjualan bulan sebelumnya direvisi naik menjadi 1%.

“Meskipun penjualan ritel untuk tingkat tahunan rendah, namun masih sesuai dengan kondisi saat ini. Sehingga cukup menenangkan Sterling,” kata John Hydeskov, kepala analis Danske Bank. “Krisis hutang Eropa masih menjadi faktor penggerak dominan Sterling.”

 

Data Ekonomi AS Selamatkan Aussie

Dollar Australia diperdagangkan menguat terhadap Greenback dan juga Yen setelah membaiknya data ekonomi AS dan berkurangnya kecemasan krisis hutang Eropa mengangkat permintaan untuk aset berimbal hasil lebih tinggi. Merosotnya harga sejumlah komoditas sempat membebani pergerakan Aussie di awal perdagangan. Data ekonomi AS hari Kamis menunjukkan bahwa aktivitas bisnis kawasan Philadelphia meningkat dan klaim pengangguran mingguan juga berkurang, sehingga mendukung spekulasi percepatan pemulihan ekonomi. Keberhasilan Spanyol melampaui target penjualan dalam lelang obligasinya juga turut mendorong saham dan aset terkait pertumbuhan.

“Meredanya ketegangan di pasar obligasi Eropa dan cukup baiknya data ekonomi AS yang dirilis hari Kamis telah mengembalikan sentimen resiko,” kata Boris Schlossberg, direktur riset pada GFT Forex di New York. “Setidaknya pasar mulai sadar jika dunia tidak akan berakhir besok.”

Asia Masih Cemaskan Eropa

Bursa saham Asia melemah akibat kekhawatiran krisis utang zona-euro akan memburuk di tengah ancaman pemangkasan peringkat kredit lebih lanjut dari Standard & Poor. Kegagalan Eropa temukan solusi krisis terlihat dari lonjakan yield obligasi pemerintah Italia yang mencapai 6,47% ketika melelang surat utang bertenor 5 tahun. Sentimen pun memburuk setelah Fitch turunkan peringkat lima institusi keuangan besar di Eropa.

Nikkei turun 1,7% setelah survei BoJ tunjukan memburuknya sentimen perusahaan manufaktur Jepang. Kospi melemah 2% akibat meningkatnya kekhawatiran atas krisis utang Eropa. Saham perusahaan pertambangan terpukul, ikuti kejatuhan harga minyak setelah OPEC sepakat untuk targetkan produksi minyak sebanyak 30 juta barel per hari; ini pertama kalinya OPEC berhasil capai kesepakatan dalam 3 tahun terakhir. Hang Seng turun 1,8% setelah data isyaratkan indeks manufaktur Cina akan berkontraksi untuk dua bulan berurutan. Sentimen cukup buruk; ini terlihat dari anjloknya saham Chow Tai Fook Jewellery Group dan New China Life Insurance   setelah berhasil lakukan IPO senilai $3,9 miliar.

Rally Wall Street Kehilangan Tenaga

Langkah Wall Street tertatih-tatih menjelang penutupan hari Kamis, berhasil mencetak kenaikan harian pertama dalam pekan ini seiring beralihnya fokus investor dari masalah di Eropa kepada data ekonomi AS yang positif. Indeks utama ditutup pada area positif setelah sempat naik sebanyak 1%.

Tingkat klaim pengangguran mingguan menyentuh level rendah 3-1/2 tahun dan FedEX melaporkan earnings melebihi perkiraan. Ditambah outlook dunia usaha Fed bagian Philadelphia untuk bulan Desember diluar dugaan naik tajam pada 10.3 dibandingkan ekspektasi sebesar 4. Penurunan pada produksi industri dan kejutan naik pada inflasi produsen meredam data positif yang dirilis. Meski demikian, ekonomi masih berhati-hati dalam bagaimana menggambarkan outlook yang cerah.

“Penurunan stabil pada jumlah klaim pengangguran terus menjadi titik terang gambaran data ekonomi,” ucap Jeffrey Greenberg ekonom pada Nomura. “Tingkat klaim pengangguran hanya memberikan informasi mengenai salah satu sisi pertumbuhan tenaga kerja, dan data tidak menandakan pemecatan tidak bertambah banyak. Laporan tidak menunjukkan tingkat pekerjaan bertambah, atau masih sedikit.”

AGENDA ON DECEMBER 16th 2011

Rome    – ECB President Mario Draghi to Chair Panel I “Monetary policy and payment systems” and BOE governor Mervyn King participates as panelist at a conference in memory of Mr. Padoa-Schioppa organized by Banca d’Italia – 1530 WIB

Rome    –

ECB Governing Council member Ignazio Visco to participate in a panel “European integration” at a Conference in memory of former economy minister Tommaso Padoa-Schioppa organized by Banca d’Italia – 2030 WIB

ECB Executive Board member Lorenzo Bini Smaghi and IMF Deputy Managing Director John Lipsky to participate in panel “The reform of the international monetary system” at a Conference in memory of   former economy minister Tommaso Padoa-Schioppa organised by Banca d’Italia – 2230 WIB

Italy      –

Federal Reserve Bank of Chicago President Charles Evans participates in “Econometric Tools for Policy Making after the Crisis” panel before the European University Institute/University of Florence  “Econometrics for Policy Analysis: After the Crisis and Beyond” conference, Florence, Italy – 2315 WIB

U.S       –

Federal Reserve Bank of Dallas President Richard Fisher speaks on “A Report on the Economy: Where Have We Been; Where Are We Going?” before the Austin Chamber of Commerce 2012

Economic Forecast Luncheon, Austin, Texas, USA – 2400 WIB

FACTORS TO WATCH FOR INDICES ON FRIDAY

H.K       : Longlife Group Holdings Ltd final results; Melbourne Enterprises Ltd final results; Sheng Yuan

Holdings Ltd H1 results; Water Oasis Group Ltd final results

U.S       : Darden Restaurants Inc. Q2 final report

           Fed

0.0–0.25%

ECB

1.00%

BOE

0.50%

BOJ

0.0-0.10%

RBA

4.25%

SNB

0.0–0.25%

BOC

1.00%

RBNZ

2.50%

BI

6.00%

PBOC

6.56%


 Draghi: Eropa Dalam Jalur Yang Benar

 Pejabat tinggi bank sentral Eropa pada hari Kamis mengatakan bahwa pemerintah zona Eropa berada dalam jalur yang benar untuk mengembalikan kepercayaan pasar namun kembali mengingatkan bahwa program darurat untuk membeli obligasi mereka “tidak kekal dan terbatas.” Komentar dari Mario Draghi datang pasca lelang obligasi Spanyol yang sukses meredakan kecemasan meningkatnya keterpurukan pada pasar Eropa menyusul hasil KTT pekan lalu yang gagal meyakinkan investor bahwa zona Eropa sudah selangkah lebih dekat untuk mengatasi krisis hutangnya. “Pemerintahan 17 negara zona Eropa sedang berada dalam jalur yang benar dan mereka benar dalam mengimplementasikan konsolidasi anggaran dengan tegas.

“Kontraksi ekonomi dalam jangka pendek yang tidak mungkin dihindari mungkin akan dikurangi oleh kembalinya kepercayaan,” ucapnya. Untuk mengurangi selera hindar resiko pada pasar, Draghi mengatakan diperlukan kebijakan yang lebih jelas, dan ia mendesak politisi untuk “tidak berbicara ambigu”, dan “langsung menyampaikan”. Yield obligasi Spanyol turun, mempersempit jarak dengan obligasi Jerman, setelah mengejutkan pasar dengan menjual lebih banyak dari target, meski masih dekat dengan rekor euro.

Aksi Jual Emas Terus Berlanjut

Harga emas beranjak turun pada sesi New York hari Kamis, mengembalikan gain sebelumnya dan menyentuh level rendah 2-1/2-bulan, seiring berlanjutnya aksi jual meski dollar tetap tertekan.

Mematahkan korelasi negatifnya dengan dollar, emas beranjak turun pada sesi pada hari di New York seiring aksi short covering yang telah mengangkat harga pada sesi London memudar dan aksi jual menjelang akhir tahun kembali merebak. “Mereka terpaksa menjual emas setelah mendapat margin calls dan juga penutupan posisi hedge funds. Aksi jual menjelang akhir tahun biasanya akan terjadi pada aset yang mencetak kenaikan tingkat tahunan yang cukup tinggi,” ucap Mark Luschini, kepala strategis investasi pada Janney Montgomery Scott.

Pulihnya Dollar Hambat Laju Minyak

Harga minyak turun pada hari Kamis, seiring permasalahan hutang Eropa yang masih ada dan pulihnya dollar membantu menghapus gain pada awal sesi sebagai reaksi dari penurunan hampir 4% pada sesi lalu. Kecemasan yang masih ada mengenai krisis hutang Eropa membantu memicu penurunan pada berbagai aset, sementara penurunan pada harga minyak dikaitkan dengan tidak adanya kesepakatan oleh OPEC pada alokasi output individu untuk membatasi suplai minyak. OPEC memutuskan untuk menaikkan batas produksinya menjadi 30 juta per barel untuk pertama kalinya dalam 3 tahun, menggeser target OPEC mendekat output saat ini seiring bergulat dengan kenaikan ekspor pasca perang dari Libya.

“Berlanjutnya kecemasan mengenai krisis hutang zona Eropa membatasi gain hari ini, kendati data positif dari AS yaitu klaim pengangguran dan aktivitas manufaktur di New York. Investor kembali memasuki pada pasca penurunan tajam kemarin ” ucap Chris Dillman, analis pada Tradition Energy.

FORECAST SUPPORT AND RESISTANCE ON DECEMBER 16th, 2011                               

RESISTANCE

PIVOT

SUPPORT

TREND

JPY

78.78

78.34

78.10

77.90

77.66

77.46

77.02

Bullish

AUD

1.0184

1.0053

0.9987

0.9922

0.9856

0.9791

0.9660

Bearish

IDR

9317

9217

9153

9117

9053

9017

8917

Bullish

DOW

12210

12007

11915

11804

11712

11601

11398

Bearish

KOSPI

244.45

240.35

237.80

236.25

233.70

232.15

228.05

Bullish

OIL

99.55

96.90

95.17

94.25

92.52

91.60

88.95

Bearish

THE HIGHEST AND LOWEST LEVEL 2011

A WEEK

December

YEAR 2011

CURR

HIGH

LOW

RANGE

HIGH

LOW

HIGH

LOW

EUR

1.3385

1.2944

441

1.3548

1.2944

1.4939

1.2875

JPY

78.16

77.55

61

78.16

77.13

85.54

75.55

GBP

1.5657

1.5407

250

1.577

1.5407

1.6745

1.527

CHF

0.9548

0.9245

303

0.9548

0.9068

0.9785

0.7085

AUD

1.0213

0.9857

356

1.0378

0.9857

1.1011

0.9386

IDR

9180

9040

140

9180

8990

9215

8455

GOLD

1714.75

1560.55

154.2

1762.85

1560.55

1920.85

1308.65

 

CURRENCY MARKET RANGE TRADING ON DECEMBER 15th, 2011                                                  

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

EUR

1.2984

1.3049

1.2955

1.3015

94

31

1.2984

JPY

78.12

78.14

77.70

77.86

44

-17

78.03

GBP

1.5471

1.5529

1.5432

1.5512

97

44

1.5468

CHF

0.9538

0.9548

0.9384

0.9403

164

-132

0.9535

AUD

0.9901

0.9988

0.9857

0.9921

131

8

0.9913

CAD

1.0391

1.0405

1.0321

1.0347

84

-44

1.0391

SGD

1.3071

1.3114

1.3028

1.3098

86

-2

1.31

IDR

9180

9180

9080

9090

100

5

9085

GOLD

1573.10

1593.80

1560.55

1570.65

33.25

-5.6

1576.25

SILVER

28.96

29.28

28.15

29.13

1.13

0.27

28.86

OIL

94.89

95.99

93.34

93.43

2.65

-1.39

94.82

CURRENCY CROSSES RANGE TRADING

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

EUR / JPY

101.42

101.60

101.01

101.32

59

2

101.30

EUR / CHF

1.2385

1.2396

1.2221

1.2239

175

-134

1.2373

EUR / GBP

0.8392

0.8425

0.8371

0.8391

54

-3

0.8394

CHF / JPY

81.81

82.96

81.72

82.81

124

97

81.84

AUD / JPY

77.33

77.70

76.94

77.24

76

-11

77.35

GBP / CHF

1.4749

1.4759

1.4538

1.4586

221

-155

1.4741

GBP / JPY

120.87

120.92

120.41

120.77

51

8

120.69

 

GLOBAL MARKET INDICES RANGE TRADING

Currency

Open

High

Low

Close

Range

Change

Previous

ISSIamH2

8420

8440

8360

8365

90

-140

8505

ISSIpmH2

8385

8430

8365

8405

75

40

8365

.N225

8449.05

8455.32

8374.25

8377.37

81.07

-141.76

8519.13

NIYH2

8395

8435

8365

8400

70

-20

8420

KSH2

237.40

238.75

234.65

235.30

4.1

-5.55

240.85

HSIZ1

18054

18120

17853

17960

267

-298

18258

.HSI

18122.73

18133.94

17895.15

18026.84

238.79

-327.59

18354.43

.JKSE

3751.153

3751.153

3666.249

3701.54

111.883

-50.064

3751.604

DJZ1

11760

11897

11694

11822

203

60

11762

.DJI

11825.29

11967.84

11825.22

11868.81

142.62

45.33

11823.48

NQZ1

2229.25

2252.00

2215.00

2223.25

37

-5.25

2228.50

.IXIC

2565.93

2565.94

2536.58

2541.01

29.36

1.7

2539.31

ESZ1

1206.25

1220.50

1198.00

1211.75

22.5

5.5

1206.25

USD

80.533

80.618

80.111

80.291

0.507

-0.241

80.532

Date

WIB

Loc

Economic Data

Period

Impact

Actual

Forecast

Val

Last

Thursday

Dec, 15th

06.50

JP

Tankan Big Manufacturing

Q4

Med

-4

-2

Ind

2

JP

Tankan Big Non-Manufacturing

Q4

Med

4

1

Ind

1

15.15

CH

Swiss Industrial Production

Q3

Med

-4.3

N/F

%

2.6

15.28

DE

Manufacturing PMI

Dec

Med

48.1

47.5

Ind

47.9

DE

Service PMI

Dec

Med

52.7

50.0

Ind

50.3

15.30

CH

Swiss 3M SNB Rate Decision

Q4

High

0.0–0.25

0.0–0.25

%

0–0.25

15.58

EZ

Manufacturing PMI

Dec

Med

46.9

46.0

Ind

46.4

EZ

Service PMI

Dec

Med

48.3

47.0

Ind

47.5

EZ

Composite PMI

Dec

Low

47.9

46.5

Ind

47.0

16.30

GB

Retail Sales m/m

Nov

High

-0.4

-0.3

%

1.0

GB

Retail Sales y/y

Nov

High

0.7

0.3

%

1.1

GB

Retail Sales Ex. Fuel m/m

Nov

Med

-0.7

-0.3

%

0.9

GB

Retail Sales Ex. Fuel y/y

Nov

Med

0.5

0.4

%

1.1

17.00

EZ

Employment y/y

Q3

Low

0.2

N/F

%

0.5

EZ

Employment q/q

Q3

Low

-0.1

N/F

%

0.2

17.00

EZ

Inflation Final m/m

Nov

Med

0.1

0.1

%

0.3

EZ

Inflation Final y/y

Nov

Med

3.0

3.0

%

3.0

EZ

HICP Final Ex. Food/Energy m/m

Nov

Med

0.0

0.1

%

0.3

EZ

HICP Final Ex. Food/Energy y/y

Nov

Med

2.0

2.0

%

2.0

18.00

GB

CBI Trend Orders

Dec

Med

-23

-21

%

-19

20.30

US

Producer Prices mm

Nov

High

0.3

0.2

%

-0.3

US

Producer Prices y/y

Nov

High

5.7

5.8

%

5.9

US

PPI Ex. Food/Energy m/m

Nov

Med

0.1

0.2

%

0.0

US

PPI Ex. Food/Energy y/y

Nov

Med

2.9

2.9

%

2.8

20.30

US

Empire State NY Mfg Index

Dec

Med

9.53

3.0

Ind

0.61

20.30

US

Current Account

Q3

Med

-110.3

-107.5

Bln

-124.7

20.30

US

Initial Claims

w/e

High

366

390

K

385

US

4 Week Average

w/e

Low

387.75

N/F

K

394.25

US

Continuing Claims

w/e

Low

3.603

3.63

Mln

3.599

21.00

US

Net Capital Inflows

Oct

High

4.8

N/F

Bln

68.3

US

Foreign Buy T-bonds

Oct

Low

7.57

N/F

Bln

84.39

21.15

US

Industrial Output mm

Nov

Med

-0.2

0.2

%

0.7

US

Capacity Utilization

Nov

Med

77.8

77.9

%

78.0

22.00

US

PhillyFed Manufacturing Index

Dec

High

10.3

5.0

Ind

3.6

Friday

Dec, 16th

06.00

US

SEMI Book/Bill

Nov

Low

N/F

Rat

0.74

17.00

EZ

Euro-stat Trade Balance nsa

Oct

Low

1.0

Bln

2.9

EZ

Labor Cost

Q3

Low

N/F

%

3.6

EZ

Wages in Euro Zone

Q3

Low

N/F

%

3.5

20.30

US

Consumer Prices Index m/m

Nov

Med

0.1

%

-0.1

US

Consumer Prices Index y/y

Nov

Med

3.5

%

3.5

US

Core CPI m/m

Nov

High

0.1

%

0.1

US

Core CPI y/y

Nov

High

2.1

%

2.1

US

CPI Index Level

Nov

Low

226.3

Ind

226.4

20.30

US

Real Earnings

Nov

Low

0.1

%

0.3

23.30

US

Cleveland Fed CPI

Nov

Low

N/F

%

0.2

KEY INDICATORS

DEFINITION

Consumer Price Index

The Consumer Price Index is a measure of the average price level of a fixed basket of goods and services purchased by consumers. Monthly changes in the CPI represent the rate of inflation.

Trade Balance

Difference in value between imported and exported goods during the reported month. Surplus= Export > Import; Deficit= Import >Export (Actual>Forecast = Good for currency)