Sudahkah Investasi Emas?


Rasanya, hampir semua orang tahu akan emas, sebagai salah satu asset investasi sejak zaman dahulu (nenek moyang) sampai sekarang tetap menjadi incaran sebagai logam mulia yang mahal harganya, pada awalnya emas digunakan sebagai alat pembayaran (uang) sampai sekarang menjadi bahan yang disimpan untuk investasi kedepan karena harganya yang semakin mahal seiring dengan berkembangnya zaman.  Disatu sisi tidak ada wanita yang tak akrab dengan perhiasan emas. Tetapi, seberapa banyak kaum hawa yang memakai perhiasan emas untuk tujuan investasi? Banyak, tentu saja. Ketika berinvestasi, wanita menginginkan suatu produk yang ada wujudnya, bisa dipegang dan dapat dilihat. Itu sebabnya pilihan wanita untuk berinvestasi tak jauh bentuknya dari tabungan, deposito, emas, dan properti. Apa yang bisa Anda lakukan agar bisa menghadapi inflasi. Bila Anda bukan termasuk pengambil keputusan di pemerintahan, Anda mungkin tidak bisa ikut menurunkan tingkat inflasi. Yang bisa Anda lakukan sebagai individu, hanyalah bagaimana agar Anda bisa mengambil ‘keuntungan’ dari terjadinya inflasi tersebut. Bagaimana caranya? Saya menyarankan agar Anda melakukan investasi pada instrumen yang akan naik pesat apabila terjadi inflasi tinggi. Apa itu? Emas.

Q : Kenapa investasi emas menguntungkan?

A : Emas dikenal sebagai alat investasi yang selalu menguntungkan. Orang membeli emas untuk melindungi nilai mata uangnya yang terkena resiko inflasi. Karena Emas dikenal tidak pernah turun harganya, maka hal ini baik untuk melindungi nilai asset mereka. Emas banyak dipilih sebagai salah satu bentuk investasi karena nilainya cenderung stabil dan naik. Sangat jarang sekali harga emas turun. Dan lagi, emas adalah alat yang dapat digunakan untuk menangkal inflasi yang kerap terjadi setiap tahunnya. Banyak orang percaya emas adalah produk investasi yang bisa menangkal inflasi. Dan memang, sejarah membuktikan emas akan diborong orang apabila terjadi kepanikan yang bisa membahayakan ekonomi negara, seperti inflasi tinggi, krisis keuangan, atau perang.

Q : Type atau jenis emas itu sebenarnya ada berapa macam ya?

A : Emas tersedia dalam berbagai macam bentuk, mulai dari batangan atau lantakan, koin emas dan emas perhiasan.

  1. Emas batangan karena emas ini berbentuk seperti batangan pipih atau batu bata, dimana kadar emasnya adalah 22 atau 24 karat, atau apabila dalam persentase adalah 95% dan 99%. Jenis emas ini adalah yang terbaik untuk investasi karena dimana pun dan kapan pun Anda ingin menjualnya, nilainya akan sama. Keuntungan investasi emas banyak dipilih karena nilai emas mengikuti standar internasional yang berlaku nilainya pada hari penjualan lagi.
  2.  emas koin, dimana bentuk emas seperti ini adalah salah satu bentuk lain dari emas batangan yang sudah dibentuk menjadi koin emas murni. Nilai dan kadarnya pun sama dengan emas batangan. Yang perlu diketahui adalah bahwa emas koin bagus untuk investasi. Namun sayangnya, sekarang emas koin sudah sulit untuk dijumpai lagi di toko-toko emas.
  3. emas perhiasan? emas berbentuk perhiasan sangat disukai oleh perempuan, tidak ada wanita yang tak akrab dengan perhiasan emas misal kalung , gelang, cincin dsb. Bahkan kaum adam pun sekarang banyak pula yang memakai emas sebagai salah satu life style mengikuti mode up to date. J

 

 

Q : Apa kelemahan transaksi emas, terutama perhiasan?

A : Pada umumnya emas perhiasan kurang baik untuk dijadikan media investasi. Mengapa?

Sebab, emas perhiasan membutuhkan jasa pembuatan tertentu untuk bisa memiliki ciri yang khas seperti itu. Itulah sebabnya, emas perhiasan membebankan biaya pembuatan kepada pembelinya Sehingga, selain Anda membeli emasnya, Anda juga akan membayar ongkos pembuatan. Belum lagi kalau berbicara mengenai modelnya yang sudah tidak up-to-date lagi alias ketinggalan jaman. Pedagang di toko emas pun harus siap menanggung ketidakaslian emasnya dan juga turunnya kadar emas tersebut. Jadi, kalaupun mereka membelinya lagi, mereka harus melebur emas tersebut. Itulah sebabnya, emas perhiasan harganya akan turun ketika kita jual. Bila Anda berinvestasi emas untuk jangka pendek, biasanya akan sulit mendapatkan keuntungan kalau bentuknya emas perhiasan. Ini karena kalau Anda datang ke toko dan membeli emas perhiasan, Anda harus membayar harga emas plus ongkos pembuatannya. Nah, ketika suatu saat Anda menjualnya kembali, maka toko tidak akan mau membayar ongkos pembuatan dari perhiasan emas tersebut. Ia hanya akan membayar harga emasnya saja. Malah, masih untung sebetulnya kalau toko mau menerima emas perhiasan Anda. Beberapa toko kadang-kadang menolak penjualan emas perhiasan dari masyarakat. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah karena mereka takut kalau-kalau emas perhiasan itu tidak laku lagi apabila dijual. Jadi, kalaupun mereka membelinya lagi, mereka harus melebur emas tersebut.

Q : Ada berapakah jenis jenis investasi Emas ini sebenarnya?

A : Dari pengalaman saya, ada 3 macam model investasi emas, yaitu sistem gadai shyariah, jual beli emas fisik model antam, dan trading emas online. Saya kasih kelemehannya saja,

1. Gadai syariah, biaya titip nya sangat mahal (biaya titip gadai emas di bank syariah adalah Rp 150 per gram per hari, jika 310gram maka Rp 46.500/hari )

2. Jual beli emas antam, ketika harga emas sedang turun, kita mau beli dibilang harganya habis, kalau harga sudah terlalu tinggi secara tiba2 ada stok.

3. Trading emas online. Modelnya kita beli kontrak emas lewat broker, emas fisiknya di simpan oleh Bullion Association di London. Harga emasnya mengikuti New York Merchantile Exchange (pasar komoditas emas terbesar di dunia) di Amerika. Kalau ini biaya titipnya lebih murah, dan ga ribet, bisa trading dari rumah sewaktu – waktu.

Dari ketiganya itu, yg paling praktis menurut saya adalah yg trading emas online. Dan musti hati2 kalau milih brokernya, kalau pakai broker lokal biasanya butuh modal yg sangat besar, kalau pakai broker luar negeri biasanya bisa pakai modal yg lebih sedikit, asal yg paling utama adalah duit kita sama-sama aman.

Q : Trading online untuk Emas? Ini gimana caranya?

A : Selain investasi emas secara fisik dengan cara mempunyai emas batang, emas perhiasan dan emas koin, ada cara lain untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga emas dunia tanpa harus memiliki emas dalam bentuk fisik. Cara ini termasuk sebagai sebuah usaha untuk mendapatkan keuntungan besar dengan modal yang sangat kecil dengan memanfaatkan pergerakan harga emas dunia yang selalu berubah tiap detik. Namun tentunya cara ini juga dibarengi dengan risiko yang besar. Emas mempunyai bentuk fisik yang berat, maka emas mulai ditradingkan secara online di pasar modal dalam bentuk kontrak berjangka. Secara umum, jika seseorang mengatakan membeli atau menjual satu lot pada kontrak emas, individu tersebut akan memiliki transaksi yang sama seperti seseorang yang membeli emas 24 K seberat kurang lebih 3,1 kilogram (nilainya hampir mendekati Rp 1 M.)

Q : Di Indonesia, legalitas system ini gimana?

A : Trading emas dalam bentuk kontrak berjangka ini mulai diperkenalkan sekitar tahun 1999 di Philadelphia Stock Exchange (bursa saham tertua di Amerika) dengan menggunakan kode XAU/USD Di Indonesia, transaksi nilai emas dunia direstui oleh Bappebti sesuai dengan Surat Keputusan No 72 September 2009. Secara resmi transaksi ini diperdagangkan dengan cara membeli atau menjual kontrak emas sesuai dengan standar ukuran dunia, yaitu per 100 troy ounce per lot atau ekuivalen dengan 3,1 kilogram emas.

 

Q : Apa hubungan antara inflasi dan pergerakan emas?

A : Ketika Cina diserbu Jepang pada masa Perang Dunia, rakyat Cina panik dan mereka berbondong-bondong menyerbu emas sehingga harga emas naik luar biasa. Di Indonesia, pada saat terjadi rush kebutuhan pokok di pasar swalayan pada 8 Januari 1998 (pagi hari sebelum pengumuman APBN oleh Presiden Suharto di hadapan DPR), harga emas juga langsung melonjak. Dalam selang satu dua hari saja, harga emas langsung naik kurang lebih sebanyak 1,5 kali. Dan harga tersebut, walaupun secara fluktuatif, cenderung naik terus waktu itu –sebelum akhirnya turun lagi ketika inflasi kembali berada di bawah dua digit. Semakin tinggi inflasi, biasanya akan semakin baik kenaikan nilai emas yang Anda miliki. Tetapi, patut dicatat bahwa harga emas akan cenderung konstan bila laju inflasi rendah, bahkan cenderung sedikit menurun apabila laju inflasi di bawah dua digit. Jadi, emas hanya akan bagus bila terjadi inflasi moderat (dua digit), dan akan lebih bagus lagi bila terjadi inflasi hiper (tiga digit). Investasi emas

Q : Faktor-Faktor Penting dalam transaksi emas (Online Trading) itu apa saja?

A :

1.  Modal yang relatif lbih kecil dibanding dengan transaksi real

2. Transaksi 2 arah (bisa beli maupun bisa jual lebih dahulu). Transaksi dibagi dua yaitu transaksi long dan transaksi short. Transaksi long adalah transaksi yang kita lakukan jika kita memprediksi bahwa harga akan naik. Transaksi ini dilakukan dengan cara membuka transaksi beli. Jika harga naik, kita menutupnya dengan transaksi jual sehingga kita mendapatkan keuntungan. Transaksi short adalah kebalikan dari transaksi long.

3. Jam Transaksi. Transaksi jual beli emas dapat dilakukan selama 24 jam. Sistem transaksi 24 jam ini merupakan sebuah peluang bagi siapapun yang ingin menambah penghasilannya melalui internet karena dapat dikerjakan selepas jam kerja kantor.

4.  selisih niali Harga Bid dan Ask. Harga Bid adalah harga permintaan pasar. Harga ini akan kita gunakan ketika melakukan transaksi jual. Harga Ask adalah harga penawaran pasar. Harga ini akan kita gunakan ketika melakukan transaksi beli. Harga bid > harga ask. Selisih harga bid dengan harga ask disebut spread. Spread dinyatakan dalam bentuk poin, yaitu satuan terkecil dari sebuah pergerakan harga.

5. Quantity, yaitu jumlah emas yang akan kita transaksikan. Satuannya adalah Troy Once.

6. Dana Margin. Dana margin merupakan dana yang harus kita siapkan untuk dapat melakukan sebuah transaksi jual atau beli. Jika menggunakan jasa broker seperti marketiva, sistem ayng digunakan adalah 1 : 100. Artinya, kita hanya membutuhkan modal sebesar 1/100 dari harga quantity yang kita transaksikan. Dana margin bukanlah dana yang hilang, melainkan dana jaminan. Jika transaksi menghasilkan keuntungan, dana margin tersebut akan kembali masuk ke rekening kita pada saat kita menutup transaksi tersebut untuk merealisasikan keuntungan

7. Tersedia analisa pergerakan harga emas yang diupdate tiap hari.

8. Untuk deposit dan withdrawal bisa pakai bank lokal (BCA & Niaga).

9. Deposit dan WIthdrawal bisa kapan saja, 24 jam sehari (Senin – Jumat)

10. Harga emas mengikuti patokan harga emas di Philadelphia Gold and Silver Index (pusat perdagangan emas di dunia) , yang artinya tidak direkayasa dan fair.